SIDOARJO,Bangjo.co.id – Kegiatan tradisi Ruwat Dusun akan kembali menghiasi Dusun Legok, Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo pada pertengahan Februari 2026. Untuk memastikan kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian acara, panitia pelaksana mengumumkan akan dilakukan penutupan jalan total di kawasan sekitar lokasi kegiatan, khususnya di wilayah barat Tol Suko. Masyarakat yang akan melewati daerah tersebut diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Ketua Panitia Ruwat Dusun Legok, Cak Udin, menjelaskan bahwa penutupan jalan akan diberlakukan selama dua hari berturut-turut, mulai dari Sabtu (14/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026), yaitu satu hari sebelum puncak acara berlangsung.
“Penutupan jalan dilakukan demi kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan Ruwat Dusun Legok. Kami mohon pengertian dari masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk menggunakan jalur alternatif yang tersedia,” ucapnya.
Lokasi penutupan difokuskan di kawasan RT 012 RW 004 Dusun Legok, yang menjadi pusat kegiatan yang akan diikuti oleh ribuan warga setempat serta masyarakat dari wilayah sekitar. Ruwat Dusun Legok merupakan salah satu tradisi budaya lokal yang memiliki makna mendalam, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan doa bersama agar seluruh masyarakat desa senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta terjaga dari segala bentuk marabahaya.
Puncak acara akan diisi dengan berbagai atraksi menarik, antara lain pawai gunungan yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan warga, serta pertunjukan seni tradisional ludruk yang menjadi ciri khas dari acara budaya ini. Selain itu, panitia juga telah menghadirkan bintang tamu ternama dari industri seni pentas, yaitu Lilin Herlina dan Rena KDI, yang akan tampil langsung untuk menghibur para hadirin selama rangkaian acara berlangsung.
Panitia pelaksana berharap seluruh kegiatan Ruwat Dusun Legok dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Acara ini juga diharapkan menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Masyarakat yang akan berpartisipasi langsung dalam kegiatan atau melewati daerah sekitar lokasi acara diimbau untuk selalu mematuhi arahan dari panitia serta petugas yang bertugas, demi menjamin kenyamanan dan keamanan bersama selama acara berlangsung.

