Scroll Untuk Lanjut Membaca

KEDIRI,Bangjo.co.id – Temu kangen alumni IKAMAPA (Ikatan Mahasiswa dan Pelajar) Pare, Kediri, Jawa Timur, menjadi momen penuh makna untuk kembali menjalin tali silaturahmi para mantan anggota yang dahulu pernah bergabung dalam lingkup mahasiswa dan pelajar, Minggu 25/01/2026.

IKAMAPA sendiri sempat mengalami masa vakum sejak tahun 1990 , namun semangat persaudaraan dan kenangan kebersamaan tetap hidup hingga kini.

Pada masa jayanya, IKAMAPA dikenal sebagai wadah yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Para mahasiswa dan pelajar yang tergabung di dalamnya rutin melakukan aksi sosial untuk membantu masyarakat sekaligus menghibur warga sekitar.

Yang tergabng di IKAMAPA tersebut tidak hanya mahasiswa dan pelajar saja,namun ada polri, guru dan para anak anak pensiunan dari berbagai unsur.

Nama IKAMAPA bahkan sempat melambung tinggi berkat beragam kegiatan positif yang mereka selenggarakan.

Berbagai pentas seni, jalan sehat berhadiah, lomba-lomba tingkat kecamatan, Carnaval hingga event edukatif lainnya pernah digelar dengan tujuan membangun karakter serta memberikan edukasi bagi para pelajar, khususnya di wilayah Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Semua kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan IKAMAPA sebagai organisasi kepemudaan yang peduli terhadap lingkungan sosial.

IKAMAPA memiliki kantor pusat ( tempat pertemuan rutin )yang berlokasi di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, tepatnya di rumah almarhum Bapak Tukiran.

Bapak Tukuran dikenal sebagai satu-satunya penyandang dana sekaligus sosok yang sangat peduli dan mendukung penuh kegiatan para mahasiswa dan pelajar. Dukungan tersebut juga tak lepas dari peran putra beliau, Kateno, yang saat itu menjabat sebagai Ketua IKAMAPA.

Pertemuan temu kangen tidak hanya berlangsung pada Sabtu malam Minggu kemarin, tetapi sudah sering dilaksanakan di berbagai tempat. Beberapa di antaranya pernah digelar di kawasan wisata Wonosalam, Jombang, serta lokasi-lokasi lain yang sarat dengan suasana kebersamaan. Untuk pertemuan kali ini, panitia sengaja memilih tempat yang indah, sejuk, dan nyaman, yakni di Café Dy milik Ibu Hajah Yuli yang terletak di Dusun Karetan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu. Lokasi ini dipilih karena dinilai lebih mudah / dekat dijangkau oleh para alumni serta siap dan lengkap dengan berbagai menu makanannya.

Harapannya, pertemuan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin mempererat tali persaudaraan antaralumni IKAMAPA. Alhamdulillah, para mantan anggota yang dahulu tergabung di IKAMAPA kini dapat menjalani kehidupan yang layak, bahkan mayoritas telah meraih kesuksesan hingga ke anak cucu mereka. Semua itu tidak lepas dari nilai-nilai, pelajaran, dan pengalaman berharga yang diperoleh selama bergabung di IKAMAPA pada masa lalu.

Pada pertemuan kali ini, jumlah alumni yang hadir memang belum begitu banyak, mengingat sebagian masih bekerja di luar kota. Namun demikian, Insyaallah sebelum bulan puasa akan kembali diadakan kegiatan serupa. Diharapkan pada pertemuan berikutnya, lebih banyak alumni yang dapat hadir. Hal tersebut disampaikan oleh Mas Margo Utomo, mantan drummer grup band IKAMAPA, dengan penuh optimisme.

 

( Joko pethak )